Rasullah
Shalallahu 'alaihi wasallam memberi nama untanya dengan nama QASWA, yang
memiliki arti menempuh jarak jauh. Sesuai dengan namanya ini, Rasullah SAW
hanya menunggang Qaswa. Jika Beliau melakukan perjalanan yang jauh. Pada saat
berhijrah dari Mekkah ke Madinah pun Rasullah mengendari Qaswa. Pada waktu itu,
kaum bangsawan Anshor berlomba-lomba menawarkan tempat tinggal kepada Beliau,
namun dengan bijaksana Rasulullah SAW berkata bahwa dimanapun unta betinanya
(Qaswa) memutuskan untuk berhenti, maka disitulah Beliau akan membangun tempat
tinggal. Lokasi tersebut, semula adalah tempat penjemuran buah kurma milik anak
yatim dua bersaudara Sahl dan Suhail bin Amr, yang kemudian dibeli oleh
Rasulullah SAW untuk dibangunkan tempat kediaman Beliau dan sebuah masjid yang
sekarang kita kenal dengan nama Masjid Nabawi (masjid ke-2 yang dibangun oleh
Rasulullah SAW, setelah sebelumnya masjid Quba).
Mengacu dari
sejarah Rasulullah tersebut maka diharapkan PT. Qaswa Universal Syariah dapat
menjadi kendaraan bagi para tamu-tamu Allah untuk mencapai Baitullah.
PT. Qaswa
Universal Syariah merupakan perusahaan yang menyediakan sistem pada pelatihan
bagi para tamu-tamu Allah untuk membangun usahanya dalam bidang pelayanan
ibadah Haji dan Umroh.
Konsep yang
digunakan oleh PT. Qaswa Universal Syariah berlandaskan Syariah yang mana
Syariah itu sendiri bermakna jalan yang lurus, tempat keluar sesuatu dan jalan
ke tempat air minum. Kaitan perkataan Syariah dari segi bahasa menunjukkan
kepada kita bahwa permujudan air adalah penghubung kepada perusahaan hayat
manusia. Begitu juga jalan yang lurus adalah sesuatu yang membawa manusia ke
arah kebaikan.
Dengan mengambil
2 dari kata tersebut Qaswa dan Syariah dapat disimpulkan maka PT. Qaswa
Universal Syariah merupakaan wadah atau kendaraan bagi tamu-tamu Allah untuk
meraih kebaikan dalam hidupnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar